jump to navigation

Membayar :( August 15, 2007

Posted by imambahtiar in HEUREUY / BECANDA.
trackback

KABAYAN tidak sengaja memecahkan keramik di suatu toko. Pramuniaga toko menegurnya, ”Maaf Pak, peraturan toko ini ’memecahkan berarti membeli’. Jadi, silakan Bapak membayarnya!”
Dengan kesal Kabayan mengeluarkan selembar uang Rp 100.000,00, lalu dirobeknya dan diberikan kepada pramuniaga.
”Maaf Pak, uang robek tidak berlaku,” kata pramuniaga.
Kabayan menjawab, ”Toko ini punya aturan memecahkan berarti membeli. Saya pun punya aturan ’merobek berarti membayar’. Jadi, keramik pecah harus dibayar dengan uang robek.” (Ruswandi, Bandung)***

Comments»

No comments yet — be the first.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: